• Sab. Mei 25th, 2024

Juara Dunia Formula F1 Dalam Sejarah Balapan

ByWangseo2hand

Jan 30, 2024

net77hoki.org – Juara Dunia Formula F1 adalah gelar prestisius yang diberikan kepada pembalap yang berhasil meraih poin tertinggi selama musim balapan. Berikut adalah beberapa pembalap yang telah meraih gelar juara dunia dalam sejarah F1:

  1. Juan Manuel Fangio (Argentina):

    • Gelar Juara Dunia: 5 kali (1951, 1954, 1955, 1956, 1957).
    • Fangio adalah salah satu pembalap legendaris pada era awal Formula 1.
  2. Michael Schumacher (Jerman):

    • Gelar Juara Dunia: 7 kali (1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004).
    • Schumacher memegang rekor jumlah gelar juara dunia F1 hingga saat ini.
  3. Ayrton Senna (Brasil):

    • Gelar Juara Dunia: 3 kali (1988, 1990, 1991).
    • Senna dikenal sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah F1.
  4. Alain Prost (Prancis):

    • Gelar Juara Dunia: 4 kali (1985, 1986, 1989, 1993).
    • Prost merupakan pesaing utama Senna dalam rivalitas yang juga terkenal.
  5. Lewis Hamilton (Britania Raya):

    • Gelar Juara Dunia: 7 kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020).
    • Hamilton adalah pembalap Britania Raya yang juga sukses dan telah memenangkan multiple gelar juara dunia.
  6. Niki Lauda (Austria):

    • Gelar Juara Dunia: 3 kali (1975, 1977, 1984).
    • Lauda dikenal karena kembali ke F1 setelah mengalami kecelakaan serius.
  7. Jackie Stewart (Britania Raya):

    • Gelar Juara Dunia: 3 kali (1969, 1971, 1973).
    • Stewart adalah salah satu tokoh kunci dalam kampanye keselamatan Formula F1.
  8. Nelson Piquet (Brasil):

    • Gelar Juara Dunia: 3 kali (1981, 1983, 1987).
    • Piquet meraih sukses bersama tim Brabham dan Williams.
  9. Sebastian Vettel (Jerman):

    • Gelar Juara Dunia: 4 kali (2010, 2011, 2012, 2013).
    • Vettel mencapai keberhasilan besar bersama tim Red Bull Racing.
  10. Emerson Fittipaldi (Brasil):

    • Gelar Juara Dunia: 2 kali (1972, 1974).
    • Fittipaldi adalah pembalap Brasil pertama yang meraih gelar juara dunia.

Fernando Alonso (Spanyol):

      • Gelar Juara Dunia: 2 kali (2005, 2006).
      • Alonso meraih kesuksesan bersama tim Renault dan menjadi pembalap termuda yang meraih gelar juara dunia pada saat itu.

Graham Hill (Britania Raya):

      • Gelar Juara Dunia: 2 kali (1962, 1968).
      • Hill menjadi satu-satunya pembalap yang memenangkan Triple Crown of Motorsport (Indianapolis 500, 24 Hours of Le Mans, dan Grand Prix Monaco).
    1. Mika Hakkinen (Finlandia):
      • Gelar Juara Dunia: 2 kali (1998, 1999).
      • Hakkinen mengukir sejarah bersama tim McLaren dan menjadi rival utama Michael Schumacher pada akhir 1990-an.
    2. Jim Clark (Britania Raya):
      • Gelar Juara Dunia: 2 kali (1963, 1965).
      • Clark dianggap sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah F1 dan memiliki gaya mengemudi yang sangat halus.
    3. Giuseppe Farina (Italia):
      • Gelar Juara Dunia: 1 kali (1950).
      • Farina menjadi pembalap pertama yang meraih gelar juara dunia pada tahun perdana F1.
    4. Damon Hill (Britania Raya):
      • Gelar Juara Dunia: 1 kali (1996).
      • Hill mengikuti jejak ayahnya, Graham Hill, untuk meraih gelar juara dunia, membela tim Williams.
    5. Jenson Button (Britania Raya):
      • Gelar Juara Dunia: 1 kali (2009).
      • Button meraih kesuksesan bersama tim Brawn GP dan menjadi salah satu kisah kejutan dalam sejarah F1.
    6. Keke Rosberg (Finlandia):
      • Gelar Juara Dunia: 1 kali (1982).
      • Rosberg meraih gelar juara dunia bersama tim Williams pada musim yang juga sangat kompetitif.

Alan Jones (Australia):

      • Gelar Juara Dunia: 1 kali (1980).
      • Jones membuktikan keunggulannya bersama tim Williams dan menjadi juara dunia F1 pertama dari Australia.

Nico Rosberg (Jerman):

      • Gelar Juara Dunia: 1 kali (2016).
      • Rosberg mengalahkan rekan setimnya, Lewis Hamilton, untuk meraih gelar juara dunia sebelum pensiun secara mengejutkan.

Gelar Juara Dunia Formula F1 merupakan pencapaian tertinggi bagi seorang pembalap dan mencerminkan dominasi, keterampilan, dan konsistensi selama musim balapan yang sedang berlangsung.